Festival Seni dan Kebudayaan Semarakkan Hari Ketiga Asesmen Sumatif Akhir Semester di MAN 3 Kota Makassar
Semarak Festival Seni dan Kebudayaan mewarnai hari ketiga Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026 di MAN 3 Kota Makassar, Kamis (4/6). Melalui berbagai penampilan tarian daerah dan karya hidangan tradisional Nusantara, para murid menunjukkan kreativitas, bakat, serta kecintaan terhadap budaya Indonesia. Kegiatan ini menjadi wadah bagi murid untuk menampilkan hasil pembelajaran secara kreatif dan bermakna.
HumasM3M - Suasana meriah kembali mewarnai pelaksanaan hari ketiga Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS), praktik Festival Seni dan Kebudayaan yang dilaksanakan di beberapa lokasi seperti Laboratorium Keagamaan, Ruang Aula, dan Lapangan Semi Indoor MAN 3 Kota Makassar, Kamis (4/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026 yang mengintegrasikan penilaian akademik dengan pengembangan kreativitas dan pelestarian budaya.
Pada hari ketiga pelaksanaan ASAS Genap ini, para murid kembali menampilkan beragam kreativitas dalam bidang seni dan budaya. Selain menyajikan berbagai karya praktik, seperti hidangan tradisional Nusantara, mereka juga menampilkan tarian daerah yang menjadi daya tarik utama kegiatan tersebut.
Penampilan tari tradisional murid laki-laki berlangsung di Lapangan Semi Indoor, sementara murid perempuan menampilkan tarian mereka di Ruang Aula MAN 3 Kota Makassar. Berbagai penampilan yang disuguhkan berhasil menarik perhatian para guru dan warga madrasah yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Pada kesempatan ini, murid kelas X mendominasi penampilan tari.
Untuk memastikan proses penilaian berlangsung objektif dan sesuai kompetensi yang diharapkan, guru mata pelajaran Prakarya dan Seni Budaya bertindak sebagai tim penilai. Aspek yang dinilai meliputi kreativitas, penguasaan panggung, kostum, teknik penyajian, kekompakan.
Pada hari ketiga pelaksanaan ASAS Genap ini, para murid kembali menampilkan beragam kreativitas dalam bidang seni dan budaya. Selain menyajikan berbagai karya praktik, seperti hidangan tradisional Nusantara, mereka juga menampilkan tarian daerah yang menjadi daya tarik utama kegiatan tersebut.
Penampilan tari tradisional murid laki-laki berlangsung di Lapangan Semi Indoor, sementara murid perempuan menampilkan tarian mereka di Ruang Aula MAN 3 Kota Makassar. Berbagai penampilan yang disuguhkan berhasil menarik perhatian para guru dan warga madrasah yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut. Pada kesempatan ini, murid kelas X mendominasi penampilan tari.
Untuk memastikan proses penilaian berlangsung objektif dan sesuai kompetensi yang diharapkan, guru mata pelajaran Prakarya dan Seni Budaya bertindak sebagai tim penilai. Aspek yang dinilai meliputi kreativitas, penguasaan panggung, kostum, teknik penyajian, kekompakan.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!