Kepala MAN 3 Kota Makassar Berikan Arahan Strategis dalam Rapat Evaluasi Kinerja Pegawai
MAN 3 Kota Makassar melaksanakan rapat Evaluasi Kinerja Pegawai rutin pekanan pada Selasa, 19 Mei 2026. Bertempat di Ruang Rapat Gedung Auditorium MAN 3, agenda rutin ini dihadiri oleh seluruh pegawai, baik dari lingkungan MAN 3 maupun MAN Program Keagamaan (MAN PK). Rapat dibuka secara resmi oleh Kepala Tata Usaha, Abd. Wahab, sebelum kemudian dilanjutkan dengan pengarahan utama dari Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur.
HumasM3M - MAN 3 Kota Makassar melaksanakan rapat Evaluasi Kinerja Pegawai rutin pekanan pada Selasa, 19 Mei 2026. Bertempat di Ruang Rapat Gedung Auditorium MAN 3, agenda rutin ini dihadiri oleh seluruh pegawai, baik dari lingkungan MAN 3 maupun MAN Program Keagamaan (MAN PK). Rapat dibuka secara resmi oleh Kepala Tata Usaha, Abd. Wahab, sebelum kemudian dilanjutkan dengan pengarahan utama dari Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur.
Dalam arahannya, H. Zulfikah Nur menyampaikan sejumlah poin penting terkait kebijakan madrasah ke depan. Salah satu agenda terdekat yang menjadi perhatian utama adalah rencana pelaksanaan rapat komite bersama orang tua siswa yang bertujuan untuk menyelaraskan program dalam rangka meningkatkan mutu madrasah. Selain itu, Kepala Madrasah juga menegaskan isi dari Surat Edaran terbaru mengenai perjanjian kinerja, yang menekankan agar tidak melaksanakan acara penamatan atau perpisahan secara berlebih-lebihan hingga membebani orang tua murid. Kebijakan efisiensi juga diberlakukan dengan larangan pelaksanaan studi tiru ke luar provinsi demi mengoptimalkan penggunaan anggaran yang ada.
Evaluasi mendalam juga diarahkan ke berbagai lini strategis madrasah. Pada bagian kepegawaian, Kepala Madrasah menekankan pentingnya penataan ulang dan percepatan pembuatan struktur organisasi pegawai agar tata kelola berjalan lebih dinamis. Sementara pada bagian keuangan, H. Zulfikah Nur memberikan berharap prestasi dicapai karena telah diberikan kebijakan khusus dalam kehadiran di pagi hari, seraya berharap agar performa semua aplikasi keuangan dijalankan dengan baik dan tidak mendapatkan rapor merah. Terkait Barang Milik Negara (BMN), beliau menginstruksikan dilakukannya penyortiran aset secara teliti agar dapat membedakan dengan jelas barang yang dibelanjakan melalui dana Komite, BOS, maupun dana Hibah.
Sektor Humas juga tidak luput dari pembahasan, di mana program-program yang sudah berjalan khususnya Podcast diminta untuk terus melibatkan siswa secara aktif demi mengembangkan ilmu mereka. Humas juga diinstruksikan untuk senantiasa gencar menyebarkan informasi mengenai seluruh kegiatan di madrasah, baik berupa flyer, berita, maupun dokumentasi video. Di sisi lain, bagian perpustakaan diminta untuk menata kembali ruangannya agar lebih rapi dan nyaman, sedangkan operator EMIS bersama laboran mendapatkan arahan khusus untuk memastikan seluruh data murid tercatat dengan valid dan baik demi kelancaran administrasi.
Di sela-sela arahannya, H. Zulfikah Nur menegaskan bahwa semua pekerjaan memiliki konsekuensi. Menutup rapat koordinasi tersebut, Kepala MAN 3 Kota Makassar mengingatkan seluruh jajaran mengenai marwah sebagai abdi negara di bawah payung Kementerian Agama. Beliau berpesan bahwa menjadi Pegawai Kementerian Agama memiliki poin plus tersendiri, sehingga seluruh pegawai diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh ketulusan, keikhlasan, serta senantiasa mengikuti aturan yang berlaku. Rapat evaluasi pekanan ini berjalan dengan lancar dan diharapkan mampu memicu peningkatan integritas serta kualitas pelayanan pendidikan di madrasah.
Dalam arahannya, H. Zulfikah Nur menyampaikan sejumlah poin penting terkait kebijakan madrasah ke depan. Salah satu agenda terdekat yang menjadi perhatian utama adalah rencana pelaksanaan rapat komite bersama orang tua siswa yang bertujuan untuk menyelaraskan program dalam rangka meningkatkan mutu madrasah. Selain itu, Kepala Madrasah juga menegaskan isi dari Surat Edaran terbaru mengenai perjanjian kinerja, yang menekankan agar tidak melaksanakan acara penamatan atau perpisahan secara berlebih-lebihan hingga membebani orang tua murid. Kebijakan efisiensi juga diberlakukan dengan larangan pelaksanaan studi tiru ke luar provinsi demi mengoptimalkan penggunaan anggaran yang ada.
Evaluasi mendalam juga diarahkan ke berbagai lini strategis madrasah. Pada bagian kepegawaian, Kepala Madrasah menekankan pentingnya penataan ulang dan percepatan pembuatan struktur organisasi pegawai agar tata kelola berjalan lebih dinamis. Sementara pada bagian keuangan, H. Zulfikah Nur memberikan berharap prestasi dicapai karena telah diberikan kebijakan khusus dalam kehadiran di pagi hari, seraya berharap agar performa semua aplikasi keuangan dijalankan dengan baik dan tidak mendapatkan rapor merah. Terkait Barang Milik Negara (BMN), beliau menginstruksikan dilakukannya penyortiran aset secara teliti agar dapat membedakan dengan jelas barang yang dibelanjakan melalui dana Komite, BOS, maupun dana Hibah.
Sektor Humas juga tidak luput dari pembahasan, di mana program-program yang sudah berjalan khususnya Podcast diminta untuk terus melibatkan siswa secara aktif demi mengembangkan ilmu mereka. Humas juga diinstruksikan untuk senantiasa gencar menyebarkan informasi mengenai seluruh kegiatan di madrasah, baik berupa flyer, berita, maupun dokumentasi video. Di sisi lain, bagian perpustakaan diminta untuk menata kembali ruangannya agar lebih rapi dan nyaman, sedangkan operator EMIS bersama laboran mendapatkan arahan khusus untuk memastikan seluruh data murid tercatat dengan valid dan baik demi kelancaran administrasi.
Di sela-sela arahannya, H. Zulfikah Nur menegaskan bahwa semua pekerjaan memiliki konsekuensi. Menutup rapat koordinasi tersebut, Kepala MAN 3 Kota Makassar mengingatkan seluruh jajaran mengenai marwah sebagai abdi negara di bawah payung Kementerian Agama. Beliau berpesan bahwa menjadi Pegawai Kementerian Agama memiliki poin plus tersendiri, sehingga seluruh pegawai diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh ketulusan, keikhlasan, serta senantiasa mengikuti aturan yang berlaku. Rapat evaluasi pekanan ini berjalan dengan lancar dan diharapkan mampu memicu peningkatan integritas serta kualitas pelayanan pendidikan di madrasah.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!