MAN 3 Kota Makassar Resmi Buka ASAS Genap TA 2025/2026, Dirangkaikan dengan Festival Seni dan Budaya Mahakarya Murid
Suasana Gedung Auditorium seketika riuh oleh apresiasi saat setiap kelompok murid mulai menampilkan performa terbaik mereka. Berbagai kreativitas seni disuguhkan dengan apik, mulai dari penampilan tarian tradisional dan modern, vocal group, pertunjukan musik akustik, hingga berbagai aksi panggung kreatif lainnya.
HumasM3M - MAN 3 Kota Makassar resmi memulai pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dilaksnaakan di Gedung Auditorium Aula MAN 3 pada Selasa, 2 Juni 2026.
Kegiatan asesmen ini dijadwalkan berlangsung selama kurun waktu dua pekan, mulai dari tanggal 2 Juni hingga 12 Juni 2026.
Ada yang menarik dalam pembukaan ASAS Genap kali ini. Tidak hanya berfokus pada kesiapan akademik, pembukaan ujian akhir semester ini juga dirangkaikan dengan ajang unjuk bakat dan kreativitas murid melalui pagelaran pentas seni.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur, menyampaikan rasa bangga yang mendalam kepada seluruh peserta didik serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan pentas seni ini. Beliau menekankan pentingnya mendokumentasikan dan menyebarluaskan karya-karya hebat murid ke ranah publik yang lebih luas.
"Semua tim yang masuk di pentas seni harus punya video yang disebarkan di media sosial sebagai salah satu mahakarya di bidang seni. Sia-sia penampilan menarik anak-anak kita kalau tidak dipublikasikan secara nasional," tegas H. Zulfikah Nur dalam arahannya.
Menurutnya, di era digital saat ini, potensi dan bakat luar biasa dari murid madrasah harus mampu bersaing dan terlihat di tingkat nasional melalui pemanfaatan media sosial yang positif. Selain itu, H. Zulfikah Nur menjelaskan bahwa kegiatan pentas seni yang dirangkaikan dengan pelaksanaan ASAS ini merupakan bagian dari pengembangan kokurikuler yang dilaksanakan melalui praktik dan festival seni budaya. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi murid untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, serta mengekspresikan bakat yang dimiliki sebagai bagian dari proses pendidikan yang holistik.
Suasana pentas seni kali ini terasa semakin spesial dengan hadirnya Pengawas Madrasah Bina MAN 3, H. Nurdin M., bersama timnya. Di sela-sela kunjungan kerjanya untuk bertemu dengan Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Nurdin M. beserta tim menyempatkan diri untuk duduk bersama dan menonton beberapa penampilan memukau dari para murid. Kehadiran mereka memberikan suntikan motivasi tersendiri bagi para murid yang sedang tampil.
Suasana Gedung Auditorium seketika riuh oleh apresiasi saat setiap kelompok murid mulai menampilkan performa terbaik mereka. Berbagai kreativitas seni disuguhkan dengan apik, mulai dari penampilan tarian tradisional dan modern, vocal group, pertunjukan musik akustik, hingga berbagai aksi panggung kreatif lainnya.
Sementara itu, khusus untuk kelas MAN PK, pelaksanaan praktik seninya dipusatkan di Lantai 3 Gedung Laboratorium Keagamaan. Kegiatan ini diawasi langsung oleh H. Ismail selaku guru seni MAN 3 Kota Makassar. Beliau hadir untuk menilai penampilan para santri yang dengan penuh penghayatan membawakan nyanyian, lantunan sholawat, hingga berbagai tari-tarian.
Pentas seni ini menjadi bukti bahwa MAN 3 Program Keagamaan Kota Makassar tidak hanya melahirkan generasi yang unggul di bidang sains dan agama, tetapi juga cerdas, kreatif, dan berjiwa seni tinggi. Melalui momentum pembukaan ASAS Genap ini, diharapkan para murid dapat menjalani ujian tulis dengan tenang, optimis, dan meraih hasil yang terbaik.
Kegiatan asesmen ini dijadwalkan berlangsung selama kurun waktu dua pekan, mulai dari tanggal 2 Juni hingga 12 Juni 2026.
Ada yang menarik dalam pembukaan ASAS Genap kali ini. Tidak hanya berfokus pada kesiapan akademik, pembukaan ujian akhir semester ini juga dirangkaikan dengan ajang unjuk bakat dan kreativitas murid melalui pagelaran pentas seni.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur, menyampaikan rasa bangga yang mendalam kepada seluruh peserta didik serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan pentas seni ini. Beliau menekankan pentingnya mendokumentasikan dan menyebarluaskan karya-karya hebat murid ke ranah publik yang lebih luas.
"Semua tim yang masuk di pentas seni harus punya video yang disebarkan di media sosial sebagai salah satu mahakarya di bidang seni. Sia-sia penampilan menarik anak-anak kita kalau tidak dipublikasikan secara nasional," tegas H. Zulfikah Nur dalam arahannya.
Menurutnya, di era digital saat ini, potensi dan bakat luar biasa dari murid madrasah harus mampu bersaing dan terlihat di tingkat nasional melalui pemanfaatan media sosial yang positif. Selain itu, H. Zulfikah Nur menjelaskan bahwa kegiatan pentas seni yang dirangkaikan dengan pelaksanaan ASAS ini merupakan bagian dari pengembangan kokurikuler yang dilaksanakan melalui praktik dan festival seni budaya. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi murid untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, serta mengekspresikan bakat yang dimiliki sebagai bagian dari proses pendidikan yang holistik.
Suasana pentas seni kali ini terasa semakin spesial dengan hadirnya Pengawas Madrasah Bina MAN 3, H. Nurdin M., bersama timnya. Di sela-sela kunjungan kerjanya untuk bertemu dengan Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Nurdin M. beserta tim menyempatkan diri untuk duduk bersama dan menonton beberapa penampilan memukau dari para murid. Kehadiran mereka memberikan suntikan motivasi tersendiri bagi para murid yang sedang tampil.
Suasana Gedung Auditorium seketika riuh oleh apresiasi saat setiap kelompok murid mulai menampilkan performa terbaik mereka. Berbagai kreativitas seni disuguhkan dengan apik, mulai dari penampilan tarian tradisional dan modern, vocal group, pertunjukan musik akustik, hingga berbagai aksi panggung kreatif lainnya.
Sementara itu, khusus untuk kelas MAN PK, pelaksanaan praktik seninya dipusatkan di Lantai 3 Gedung Laboratorium Keagamaan. Kegiatan ini diawasi langsung oleh H. Ismail selaku guru seni MAN 3 Kota Makassar. Beliau hadir untuk menilai penampilan para santri yang dengan penuh penghayatan membawakan nyanyian, lantunan sholawat, hingga berbagai tari-tarian.
Pentas seni ini menjadi bukti bahwa MAN 3 Program Keagamaan Kota Makassar tidak hanya melahirkan generasi yang unggul di bidang sains dan agama, tetapi juga cerdas, kreatif, dan berjiwa seni tinggi. Melalui momentum pembukaan ASAS Genap ini, diharapkan para murid dapat menjalani ujian tulis dengan tenang, optimis, dan meraih hasil yang terbaik.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!