Perkuat Strategi Kehumasan, MAN 3 Kota Makassar Hadiri Workshop Creative Booster se-Indonesia Timur
Humas bukan lagi soal teknis, tapi soal strategi! Itulah pesan utama dalam Workshop Kehumasan & PPID Kemenag se-Indonesia Timur yang diikuti oleh utusan MAN 3 Kota Makassar.
HumasM3M - MAN 3 Kota Makassar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Workshop dan Konsolidasi Penguatan Fungsi Kehumasan serta PPID Kemenag se-Indonesia Timur tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Creative Booster: Humas Inovatif untuk Kemenag Berdampak" ini resmi dibuka oleh Staf Khusus Menteri Agama Bidang Komunikasi Publik, Ismail Cawidu, di Hotel M Regency Makassar pada Rabu, 15 - 17 April 2026.
Dalam kesempatan ini, MAN 3 Kota Makassar mengutus M. Ansharuddin Yunus selaku Wakamad Humas MAN 3 Kota Makassar sebagai perwakilan peserta untuk menyerap strategi komunikasi publik terbaru.
Kepala MAN 3 Kota Makassar, Zulfikah Nur, menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas wawasan dan memperkuat fungsi humas di lingkungan madrasah. Menurutnya, humas madrasah kini dituntut untuk bertransformasi lebih dari sekadar pemberi informasi.
Hal tersebut sejalan dengan arahan Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, yang menekankan bahwa peran humas kini sudah berada di wilayah strategis dalam membentuk opini publik, bukan lagi sekadar urusan teknis semata.
Tim HDI Kanwil Kemenag Sulsel mengemas kegiatan ini secara intensif selama tiga hari penuh (15-17 April 2026). Tak hanya diikuti oleh perwakilan madrasah dan humas dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, hadirnya para Ketua Tim HDI se-Indonesia Timur menjadikan workshop ini sebagai pusat konsolidasi inovasi humas di hotel M Regency Makassar.
Dalam kesempatan ini, MAN 3 Kota Makassar mengutus M. Ansharuddin Yunus selaku Wakamad Humas MAN 3 Kota Makassar sebagai perwakilan peserta untuk menyerap strategi komunikasi publik terbaru.
Kepala MAN 3 Kota Makassar, Zulfikah Nur, menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas wawasan dan memperkuat fungsi humas di lingkungan madrasah. Menurutnya, humas madrasah kini dituntut untuk bertransformasi lebih dari sekadar pemberi informasi.
Hal tersebut sejalan dengan arahan Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, yang menekankan bahwa peran humas kini sudah berada di wilayah strategis dalam membentuk opini publik, bukan lagi sekadar urusan teknis semata.
Tim HDI Kanwil Kemenag Sulsel mengemas kegiatan ini secara intensif selama tiga hari penuh (15-17 April 2026). Tak hanya diikuti oleh perwakilan madrasah dan humas dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, hadirnya para Ketua Tim HDI se-Indonesia Timur menjadikan workshop ini sebagai pusat konsolidasi inovasi humas di hotel M Regency Makassar.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!