Wujudkan Rumah Ibadah yang Representatif, MAN 3 Kota Makassar Rencanakan Renovasi Masjid Darul Ulum
Panitia Pembangunan Masjid Darul Ulum MAN 3 Kota Makassar menggelar rapat koordinasi intensif terkait rencana renovasi dan pengembangan fasilitas ibadah. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat MAN 3 ini menjadi langkah awal transformasi masjid madrasah menjadi pusat ibadah yang lebih megah dan nyaman.
HumasM3M - Panitia Pembangunan Masjid Darul Ulum MAN 3 Kota Makassar menggelar rapat koordinasi intensif terkait rencana renovasi dan pengembangan fasilitas ibadah. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat MAN 3 ini menjadi langkah awal transformasi masjid madrasah menjadi pusat ibadah yang lebih megah dan nyaman serta mampu menampung jamaah yang banyak.
Rapat dibuka langsung oleh Ketua Panitia, Ahmad Syahruddin Azis. Dalam pengantarnya, beliau menekankan pentingnya sinergi antar lini agar niat mulia ini dapat terlaksana dengan sistematis dan terukur.
Sesuai dengan arahan Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur, Masjid Darul Ulum yang terletak di halaman utama madrasah ini direncanakan akan direnovasi total menjadi bangunan dua lantai. Hal ini dimaksudkan untuk menampung peningkatan jumlah jamaah serta memperindah estetika lingkungan madrasah.
Wakamad Sarpras dan Keagamaan, H. Nur Adil, yang memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan masjid, menyampaikan bahwa aspek teknis dan spiritual harus berjalan beriringan.
"Kita perlu memiliki niat tulus dari hati dalam membangun Rumah Allah ini. Keindahan dan fungsionalitas adalah target kita, namun keikhlasan adalah pondasinya," ungkap H. Nur Adil di hadapan peserta rapat.
Integrasi dengan Warga Sekitar dan Legalitas
Selain pengembangan fisik, rapat ini juga menyoroti peran sosial masjid. Wakamad Humas, M. Ansharuddin Yunus, memberikan pandangan strategis agar Masjid Darul Ulum nantinya tidak hanya menjadi fasilitas internal, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara luas oleh warga di sekitar lingkungan madrasah.
Lebih lanjut, beliau mendorong panitia untuk segera memprioritaskan penyelesaian administrasi legalitas. "Kita perlu segera membenahi sertifikat masjid yang sudah cukup lama belum terurus. Ini penting untuk kepastian hukum dan kelancaran pengelolaan aset di masa depan," tegas Ansharuddin.
Menutup pembahasan, forum menyepakati penguatan sistem administrasi dan pengelolaan dana pembangunan. Panitia berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengumpulan maupun penyaluran donasi dari para dermawan, guna memastikan kepercayaan seluruh stakeholder tetap terjaga.
Rapat dibuka langsung oleh Ketua Panitia, Ahmad Syahruddin Azis. Dalam pengantarnya, beliau menekankan pentingnya sinergi antar lini agar niat mulia ini dapat terlaksana dengan sistematis dan terukur.
Sesuai dengan arahan Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur, Masjid Darul Ulum yang terletak di halaman utama madrasah ini direncanakan akan direnovasi total menjadi bangunan dua lantai. Hal ini dimaksudkan untuk menampung peningkatan jumlah jamaah serta memperindah estetika lingkungan madrasah.
Wakamad Sarpras dan Keagamaan, H. Nur Adil, yang memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan masjid, menyampaikan bahwa aspek teknis dan spiritual harus berjalan beriringan.
"Kita perlu memiliki niat tulus dari hati dalam membangun Rumah Allah ini. Keindahan dan fungsionalitas adalah target kita, namun keikhlasan adalah pondasinya," ungkap H. Nur Adil di hadapan peserta rapat.
Integrasi dengan Warga Sekitar dan Legalitas
Selain pengembangan fisik, rapat ini juga menyoroti peran sosial masjid. Wakamad Humas, M. Ansharuddin Yunus, memberikan pandangan strategis agar Masjid Darul Ulum nantinya tidak hanya menjadi fasilitas internal, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara luas oleh warga di sekitar lingkungan madrasah.
Lebih lanjut, beliau mendorong panitia untuk segera memprioritaskan penyelesaian administrasi legalitas. "Kita perlu segera membenahi sertifikat masjid yang sudah cukup lama belum terurus. Ini penting untuk kepastian hukum dan kelancaran pengelolaan aset di masa depan," tegas Ansharuddin.
Menutup pembahasan, forum menyepakati penguatan sistem administrasi dan pengelolaan dana pembangunan. Panitia berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengumpulan maupun penyaluran donasi dari para dermawan, guna memastikan kepercayaan seluruh stakeholder tetap terjaga.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!